Kegiatan Lomba Minat dan Bakat yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris PSDku Aru pada 11–13 Maret 2025 di Dobo berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ajang ini menghadirkan berbagai cabang lomba, seperti Spelling Bee, Storytelling, Speech, dan Vlog, yang diikuti oleh siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Setiap kategori dirancang untuk mengasah keterampilan berbahasa Inggris sekaligus menumbuhkan kreativitas, keberanian, dan kepercayaan diri peserta.
Selama tiga hari pelaksanaan, suasana kompetisi dipenuhi semangat belajar dan sportivitas. Peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka, sementara tim penyelenggara dari prodi memastikan jalannya acara dengan sistem penilaian yang transparan dan pendampingan yang profesional. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah eksplorasi bakat siswa, tetapi juga memperkuat peran prodi dalam mendukung pengembangan keterampilan komunikasi berbahasa Inggris di masyarakat. Lomba Minat dan Bakat ini menjadi bukti nyata komitmen prodi dalam membangun generasi muda yang unggul, kreatif, dan siap bersaing di era global.
A. Spelling Bee (Elementary Schools)
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, PSDKU Aru merancang kompetisi Spelling Bee tingkat sekolah dasar sebagai ajang yang tidak hanya menguji kemampuan mengeja kata dalam bahasa Inggris, tetapi juga menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap bahasa sejak dini. Peserta diajak untuk berkompetisi secara sehat dengan menampilkan ketelitian, konsentrasi, dan keberanian mereka di depan audiens.
Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh semangat, di mana setiap anak berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya. Selain melatih penguasaan kosakata, Spelling Bee juga membentuk karakter disiplin, sportivitas, dan rasa percaya diri. Guru pendamping berperan sebagai fasilitator yang memberikan dukungan moral, sehingga anak-anak merasa nyaman dan berani mencoba. Ajang ini menjadi bukti bahwa pembelajaran bahasa Inggris dapat dikemas secara menyenangkan sekaligus mendidik, serta membuka peluang bagi siswa untuk terus mengembangkan potensi mereka di masa depan



B. Storytelling (Junior High Schools)
Kompetisi Storytelling tingkat SMP yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris PSDKU Aru dirancang untuk mengasah keterampilan berbahasa sekaligus kreativitas siswa. Peserta diajak untuk menyampaikan cerita berbahasa Inggris dengan ekspresi, intonasi, dan alur yang menarik, sehingga audiens dapat menikmati sekaligus memahami pesan yang disampaikan. Kegiatan ini tidak hanya menekankan aspek linguistik, tetapi juga melatih keberanian tampil di depan publik serta kemampuan membangun interaksi dengan pendengar.
Suasana kompetisi berlangsung penuh antusiasme, dengan siswa menunjukkan imajinasi dan kemampuan bercerita yang beragam. Tim penyelenggara dari prodi mendampingi jalannya acara secara profesional, mulai dari persiapan teknis hingga penilaian yang transparan. Melalui kegiatan ini, prodi tidak hanya memberikan wadah bagi siswa untuk mengekspresikan diri, tetapi juga memperkuat peranannya dalam mendukung pengembangan keterampilan komunikasi berbahasa Inggris di tingkat sekolah menengah. Storytelling menjadi bukti nyata komitmen prodi dalam membangun generasi muda yang kreatif, percaya diri, dan siap bersaing di era global.


C. Speech (Senior High Schools)
Kompetisi Speech tingkat SMA yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris PSDKU Aru menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan gagasan kritis dan kreatif dalam bahasa Inggris. Peserta ditantang untuk menyampaikan pidato dengan struktur yang jelas, retorika yang meyakinkan, serta penguasaan bahasa yang tepat. Kegiatan ini tidak hanya menguji kemampuan linguistik, tetapi juga melatih keberanian tampil di depan audiens, keterampilan persuasi, dan kepekaan terhadap isu-isu yang relevan dengan kehidupan remaja maupun masyarakat luas.
Suasana kompetisi berlangsung penuh semangat, dengan siswa menunjukkan keberanian dan kepercayaan diri mereka di atas panggung. Tim penyelenggara dari prodi memastikan jalannya acara secara profesional, mulai dari persiapan teknis, pendampingan peserta, hingga penilaian yang transparan. Melalui kegiatan ini, prodi berkomitmen untuk membentuk generasi muda yang mampu berkomunikasi secara efektif, berpikir kritis, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Kompetisi pidato ini sekaligus memperkuat peran prodi dalam mendukung pengembangan keterampilan komunikasi publik di kalangan pelajar.


